SANANA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menggelar sosialisasi Generasi Sadar Politik, Penanganan Konflik Politik Antar Pelajar, serta Pencegahan Narkoba di Kabupaten Kepulauan Sula.

Kegiatan yang berlangsung di Soya Coffee, Desa Umaloya, Kecamatan Sanana pada Selasa, (5/5/2026) malam tersebut, melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Kepolisian sebagai Narasumber, dan pelajar jenjang SMA sebagai peserta.

“Generasi muda merupakan salah satu aset berharga bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, pendidikan politik perlu ditanamkan sejak dini. Pemilih pemula menjadi langkah awal dalam membentuk pelaksanaan demokrasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. Mereka inilah yang akan menjadi penentu arah pembangunan di masa yang akan datang,” jelas Kepala Kesbangpol Kepulauan Sula, Sutomo Teapon.

Dengan adanya pemahaman politik yang baik, lanjut Sutomo, diharapkan generasi muda mampu menjadi pemilih yang cerdas, bijak, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi sesuai dengan konstitusi negara.

“Selain itu, kita juga dihadapkan pada tantangan besar, yaitu permasalahan narkoba yang saat ini telah menjadi penyakit sosial di masyarakat. Terutama di kalangan pelajar, ancaman narkoba tidak bisa dianggap remeh,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan masalah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau Badan Narkotika Nasional semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama sebagai bagian dari masyarakat. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, kesadaran dan kepedulian kita semua menjadi kunci utama dalam melindungi generasi muda dari bahaya.

Di sisi lain, Mantan Kaban Kesbangpol Pulau Taliabu ini pun menyebut, konflik antar pelajar yang terjadi di lingkungan pendidikan juga menjadi perhatian bersama. Permasalahan ini perlu ada solusi secara bijak melalui kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, aparat keamanan, serta masyarakat.

“Meskipun di Kabupaten Kepulauan Sula, kasus tawuran pelajar dan penyalahgunaan narkoba masih tergolong minim, namun langkah antisipasi tetap harus dilakukan sejak dini melalui koordinasi dan kerja sama lintas sektor,” imbuhnya.

Di akhir penyampaian, ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan

“Semoga segala upaya yang kita lakukan dapat memberikan hasil yang maksimal bagi terciptanya keamanan, ketertiban, dan masa depan yang lebih baik bagi para pelajar serta masyarakat di daerah yang kita cintai ini. Dan semoga apa yang kita laksanakan hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.

Penulis: Nai Am