SANANA-Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, melalui Dinas Kesahatan, resmi mengaktifkan Rumah Sakit Pratama (RSP) FAM Dofa, Kecamatan Mangoli Barat.
Hal itu, diketahui berdasarkan Surat Pembebritahuan Nomor: 400.7.4.3/013/DINKES/KS/I/2025 tertanggal, 10 Januari 2025.
Plt. Direktur RSP FAM Dofa, dr. Kunarto saat dikonfirmasi menyatakan, RSP FAM Dofa resmi beroperasi pada tanggal, 13 Januari 2025 kemarin.
“SK pengoperasian RSP FAM Dofa, tertanggal 13 Januar 2025. kami dari RSP, nama-nama yang tercantum sudah masuk melaksanakan tugas sesuai jam pelayanan,” ujarnya saat diwawancarai. Selasa, (11/3/2025) Malam.
Meskipun demikian, dr. Kunarto mengaku, RSP FAM Dofa belum melaksanakan pelayanan kesehatan 1×24 secara maksimal lantaran menunggu beberapa persyaratan yang belum diselaikan.
“Sementara masih terkendala dengan akses jalan dan beberapa kendala lainnya. Jadi, saat ini belum bisa melakukan pelayanan 24 jam, tapi kita tetap melaksanakan kegiatan setiap hari sesuai dengan jam operasional. Hanya saja, pelayanan untuk mengobati pasien dan masyarakat belum dilaksanakan,” ungkapnya.
Menurutnya, pihak RSP FAM Dofa saat ini masih menunggu Surat Izin Operasional (SOP) dan beberapa persyaratan lain sebagai penunjang pelayanan kesehatan.
“Kami masih menunggu Surat Izin Operasional maupun SIP dari petugas. Jadi, kita hanya sebatas mengaktifkan Rumah Sakit untuk menyiapkan daftar-daftar alat-alat kesehatan, dan ruangan yang diperlukan. Bila syarat-syarat sudah terpenuhi, insya Allah tahun ini pelayanan kesehatan kepada masyarakat sudah dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Suryati Abdulah menyebut, kurang lebih ada 30 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSP FAM Dofa.
“Kurang lebih, ada 30 Nakes yang kami tugaskan di RSP FAM Dofa. Kita ambil teman-teman 15 Nakes dari Puskemas Fala, dan 15 Nakes dari Puskesmas Dofa sambil menunggu izin operasional yang akan kami disiapkan,” sebutnya.
Keberadaan RSP FAM Dofa, kata Suryati, selain daripada memudahkan masyarakat dalam pelayanan kesehatan, juga meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kepulauan Sula.
“Kalau semua telah terpenuhi, tentunya sudah bisa membuka lokus penerimaan ASN di tahun berikut. Banyak hal yang perlu kita siapkan, terutama SDM dan sarana prasarana yang harus tersedia di RSP FAM Dofa,” pungkasnya.
Penulis: Am Teapon








Tinggalkan Balasan