Reporter: Am Teapon 

AMBON-Seorang Bidan muda yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Sudarti Arman, layak diacungkan jempol.

Mengapa tidak? Aksi heroiknya, berhasil menyelamatkan bayi dan ibu melahirkan yang merasakan kontraksi hebat dari pembukaan dua hingga pembukaan sepuluh, dan siap melahirkan. Alhasil, tepatnya pada Senin, 3 Agustus, Pukul: 1.22 WIT dini hari, tangisan bayi perempuan pecah di dalam Kapal Motor (KM) Cantika Lestari 99.

Diketahui, Sudarti merupakan salah satu Bidan RSUD Sanana yang dipercaya untuk mendampingi pasien ibu hamil yang dirujuk ke RSUP dr. J. Leimena Ambon, Maluku. Meskipun mabuk laut lantaran dihantam ombak, namun tidak sedikitpun ia mengabaikan tanggung jawab sebagai seorang Bidan.

“Beta pung perasaan tacampur aduk kasian. Ada beta pung rasa cemas deng paling tegang pas di perjalanan, tapi beta paling rasa kasiang lia ade bayi pung mama kesakitan. Tapi setelah ade lahir kong dengar ade png suara manangis, langsung beta pung rasa lelah fisik seketika langsung ilang, cerita Sudarti dengan dialek Sanana saat diwawancarai aksaramalut.com via WhatsApp. Selasa, (4/8/2026.

Berkat keyakinan, doa, keberanian, dan ketenangan yang tertanam, ia menyampaikan rasa syukur dan juga bangga karena telah menjadi penyelamat antara ibu dan bay.

“Sampe nanti ade mama pung dodomi lahir deng seng ada pendarahan, beta seng barenti mengucapkan syukur di dalam hati ini. Deng juga ada rasa bangga ketika beta jadi jembatan penyelamat ade bayi deng ade bay pung mama,” pungkasnya.

Sekadar informasi, bayi perempuan dari pasangan suami istri (Pasutri) Amrin Teapon dan Mediyani Bachmid tersebut, diberi nama Azzura Cantika Lestari Teapon.