SANANA-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Sula, resmi melaksanakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Seleksi dilakukan selama lima hari, terhitung sejak Senin (6/4) hingga Jumat (10/4) dengan tahapan, diantaranya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelijen Umum (TIU) dilaksanakan pada hari Senin yang berlokasi di SMK Negeri 1 Sanana, pemeriksaan kesehatan dan parade dilaksanakan pada hari Selasa berlokasi di Kantor Kesbangpol, Tes Samapta dilaksanakan pada hari Rabu berlokasi di masjid Raya Sanana, tes PBB dilaksanakan pada hari Kamis berlokasi di halaman Istana Daerah, dan tes kepribadian (wawancara) dilaksanakan pada hari Jumat berlokasi di Kantor Kesbangpol.

Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kepulauan Sula, Sutomo Teapon ketika dikonfirmasi aksaramalut.com Selasa, (7/4/2026) menyebutkan, dalam pelaksanaan tes Paskibraka tahun 2026 diikuti sebanyak 142 orang, yang dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama 71 orang untuk TWK, dan sesi kedua 71 orang untuk TIU.

Kepala Kesbangpol Kepulauan Sula, Sutomo Teapon didampingi Panitia Seleksi memantau pelaksanaan ujian Paskibraka.

“Jumlah peserta 142 orang yang lolos berkas ujian PIP TWK, dan tidak ikut tes ujian TWK 6 orang, serta yang mengikuti ujian 136 orang. Tidak lulus ujian TWK sebanyak 9 orang, dan yang lulus ujian TWK sebanyak 127 orang. Sementara, jumlah peserta yang mengikuti ujian TIU sebanyak 126 orang dan seluruh peserta ujian TIU lulus 100 %,” ungkap Sutomo.

Lebih lanjut, Sutomo menjelaskan, tujuan utama tes seleksi Paskibraka adalah memilih siswa yang paling layak secara fisik, mental, pengetahuan, dan kepribadian untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pada upacara kenegaraan.

Menurutnya, kegiatan seleksi Paskibraka menjadi indikator positif dalam pembinaan wawasan kebangsaan dan kedisiplinan generasi muda di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula. Untuk itu, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan pada setiap tahapan seleksi, agar menjaga transparansi dan akuntabilitas hasil seleksi.

Ia berharap, peserta yang terpilih nantinya bukan hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga mental dan wawasan kebangsaan yang baik.

“Kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga kesehatan selama proses seleksi berlangsung,” imbuhnya mengakhiri.

Penulis: Nai Am