TERNATE-Sebanyak 28 siswa asal Kabupaten Kepulauan Sula tingkat SMP, berpartisipasi dalam kegiatan Kemah Penulisan Cerita Pendek (Cerpen) Berbahasa Daerah Tunas Bahasa Ibu, yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara.
Diketahui, kegiatan ini berlangsung dari 28 Oktober hingga 1 November 2024, dengan tujuan meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek dalam bahasa daerah.
Kemah literasi ini, para peserta didampingi oleh pembimbing dan narasumber kurator yang berpengalaman dalam bidang sastra dan bahasa daerah. Mereka diberikan pelatihan intensif untuk mengasah kemampuan menulis serta memahami pentingnya melestarikan bahasa daerah Sula dan hasil karya mereka akan diditerbitkan di tingkat nasional, sebagai bagian dari upaya mengenalkan kekayaan budaya Maluku Utara kepada masyarakat luas.
Salah satu narasumber kurator Kepulauan Sula, Irawan Duwila menyatakan, pentingnya terus melestarikan bahasa sula dengan berbagai cara yang kreatif, baik itu lewat perlombaan maupun minat karya seperti menulis cerpen bahasa Sula ini merupakan identitas jati diri orang Sula.
“Sudah tugasnya para generasi untuk terus melestarikan dan menuturkan demi terjaganya bahasa Sula, sehingga dengan cara yang kreatif seperti perlombaan-perlombaan, membuat daya minat para generasi Sula untuk terus diminati,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara, Dr. Arie Andrasyah Isa mengapresiasi antusiasme para siswa dan berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi mereka untuk berkarya di kancah nasional.
“Dengan penerbitan cerpen ini, diharapkan para generasi muda semakin mencintai bahasa dan budaya daerah mereka, serta mampu menjadi duta literasi bagi Kabupaten Kepulauan Sula,” pintanya. (Red)













Tinggalkan Balasan