SANANA-Pemerintah Daerah Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Dinas Pendidikan, menyelenggarakan Pelatihan Guru Muatan Lokal dan Penyusunan Kompetensi Dasar / Capaian Pembelajaran Muatan Lokal Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Focus Group Discussion (FGD, diapresiasi oleh salah satu Tim Pusat Studi Penelitian, Pengembangan, dan Kebijakan Pendidikan (P2KP), Dr. Masayu Gay, M.Pd.
“Sebagai tim penyusun, tentunya kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemda, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kepulauan Sula yang sudah berkolaborasi untuk merumuskan dan merancang modul ajar Muatan Lokal bahasa Sula,” ujar Dr. Masayu saat diwawancarai aksaramalut.com di Aula Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana. Kamis, (19/12/2024)
Menurut Akademisi ISDIK Kie Raha Maluku Utara asal Kepulauan Sula itu, melalui kegiatan kolaborasi yang telah dilakukan, kurikulum Muatan Lokal di tahun 2025 sudah dapat diterapkan dalam kelas pembelajaran.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan yang dilakukan, pihak-pihak yang terlibat terutama guru-guru Muatan Lokal, mampu mengimplementasikan capaian dan tujuan pembelajaran kepada siswa.
“Saya juga mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada guru-guru yang antusias dan semangat mengikuti kegiatan selama dua hari. Saya berharap, guru-guru dapat menyusun dan merancang, capaian pembelajaran maupun tujuan pembelajaran untuk implementasi di kelas,” pungkasnya mengakhiri.
Penulis: Am Teapon








Tinggalkan Balasan