Aksaramalut.com-Keberadaan Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus di Kabupaten Pulau Taliabu, menjadi sosok yang ditakuti lawan politik jelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada esok hari.
Diketahui, Ningsi datang sejak pertengahan Ramdhan kemarin untuk melihat keluarganya di pelosok desa, baik di Taliabu Utara maupun Taliabu Selatan, sembari berbagi sedekah Ramadhan pada warga kategori janda dan anak yatim. Sedekah Ramadhan itu, dirasakan oleh masyarakat Pulau Taliabu secara merata.
Meskipun begitu, belakangan ini muncul wacana kedatangan Bupati Kepulauan Sula dua periode ini di Taliabu, yakni dengan niat politik.
Padahal fakta di lapangan tidak menyatakan demikian. Salah satu bukti kuat adalah laporan perkara pembagian sedekah Ramadhan oleh Ningsi di Bawaslu Pulau Taliabu, tidak memenuhi unsur tindak pindana pemilihan.
Dan yang ada, Ningsi berbagi sedekah untuk para janda dan anak yatim, baik muslim maupun non muslim di saat bulan suci Ramadhan 1466 H.
Selain itu, kedatangan Ningsi ke Pulau Taliabu, dinilai menjadi ketakutan lawan bagi politik dari pasangan Sasha-Yasir.
Terpantau, tak sedikit isu menyerang Ningsi yang menggiring opini publik akan memenangkan Citra Puspasari Mus-La Utu Ahmadi sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu.
Sementara, Ketua Pemenangan Citra Puspasari Mus-La Utu Ahmadi, Rismanto Tari menduga isu yang beredar terkait Ningsih menandakan sebuah ketakutan besar dari rival politik Citra-Utuh.
“Tak perlu ditanggapi, kami nilai ada ketakutan dari rival politik jelang PSU. Dan isu-isu yang berkembang adalah dinamika politik yang hanya sebatas wacana belaka,” ucap Rismanto,. Jum’at, (4/4/2025).
Ketua PPP Pulau Taliabu ini berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas jelang pencoblosan H-1 PSU.
“Semoga PSU 9 TPS di Pulau Taliabu berjalan lancar, mari sama-sama menjaga silaturahmi antar sesama masyarakat Pulau Taliabu,” imbuhnya.
Penulis: Am Teapon















Tinggalkan Balasan