SANANA-Duel sengit antara Nui Suya FC asal Desa Waibau, Kecamatan Sanana versus Aremapota FC asal Desa Soamole, Kecamatan Sulebesi Tengah, tersaji di stadion Gelora Bhayangkara Kesatria (GBK) Rabu, (16/7/2025) sore tadi dalam Turnament Mini Soccer Kapolres Sula Cup ke-VIII 2025.
Nui Suya FC yang tampil dengan formasi 3-1-2 di bawah sang Manager, Asrul Buamona, berhasil menunjukkan performa yang apik. Di mana, tekanan yang dilakukan, mampu merepotkan pertahanan Aremapota FC.
Nui Suya FC bermain terbuka dengan serangan yang aktif dari semua sisi. Meski begitu, perlawanan dari tim Aremapota FC pada babak pertama sempat buat tim Nuisuya FC panik, namun karena ketenangan dan pengalaman serta tekad untuk menang, pada akhirnya tim Nui Suya FC mengandaskan harapan Aremapota FC untuk melaju ke babak 8 besar.
Di pertengahan laga, pemain Nui Suya FC nomor punggung 23, Ridho Losen tampil sebagai pahlawan untuk merubah papan skor menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, Aremapota FC yang datang dengan segala kekuatan, dibuat tak berdaya oleh Nui Suya FC sejak peluit dibunyikan. Lagi-lagi, Ridho Losen kembali menambah papan skor menjadi 2-0.
Tidak hanya sampai di situ, pemain nomor punggung 30, Fadel Buamona yang merupakan pemain pengganti Nui Suya FC, juga menyumbangkan 1 gol. Hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor akhir 3-0, Nui Suya FC berhasil melaju ke babak 8 besar.
Aremapota FC terpaksa harus menelan pil pahit usai kalah memalukan dari Nui Suya FC. Laga ini, seolah jadi ‘kuliah terbuka’ bagi Aremapota FC tentang bagaimana sistem ketepatan permainan sepak bola.
Manager Nui Suya FC, Asrul Buamona meminta kepada tim untuk tetap menjaga kestabilan. Menurutnya, laga 8 besar merupakan laga final.
“Harapan untuk tim ke depan, yaitu tetap jaga api, jangan kasi padam. Pertandingan pada babak 8 besar adalah menurut saya merupakan partai final,” imbuhnya.
Salain itu, Asrul pun menyentil keputusan wasit yang terkadang melenceng dalam pemimpin pertandingan.
“Harapan untuk wasit, kalau bisa lebih tingkatkan profesionalitas, karena tadi ada pemain Nuisuya yang jatuh sendiri mala dia di beri kartu. Dan untuk panitia, harapannya ialah tetap konsisten dan Semangat dalam mengawal setiap pertandingan sampai selesai,” pungkasnya.
Penulis: Nai Am








Tinggalkan Balasan