SANANA-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah, memantapkan rapat bersama para Guru tingkat SD, SMP/MTs, SMA/MA/SMK se-Sulebesi Tengah untuk membahas pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak usia sekolah tahun 2025.
Kepala UPTD Puskesmas Waiboga, Nanang Ismail saat diwawancarai usai menggelar rapat menyatakan, terkait dengan waktu pelaksanaan CKG, tinggal menunggu Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dari Dinas Kesehatan.
“Kami dari Puskesmas Waiboga telah siap melaksanakan CKG ke sekolah-sekolah. Insya Allah tinggal menunggu BMHP dari Dinas Kesehatan, kalau memang sudah ada, kita akan jalankan. Data sudah kantongi, dan sudah dikirim berdasarkan permintaan dari Dinas Kesehatan. Sehingga dari data tersebut, BMHP akan disiapkan serta dibagikan ke Puskesmas untuk dilaksanakan. Dan wajib hukumnya dijalankan di bulan Agustus ini,” ujarnya. Selasa, (5/8/2025.

Nanang berharap, dengan adanya pelaksanaan CKG di sekolah se-Kecamatan Sulebesi Tengah, masalah kesehatan siswa dapat dicover dan diatasi sejak dini.
“Besar harapan kami dari pihak Puskesmas sendiri adalah semua siswa-siswi di Kecamatan Sulebesi Tengah tercover ksehatannya lebih dini. Ini bertujuan agar hal-hal yang berkaitan dengan masalah kesehatan yang terdeksi, dapat dicegah lebih awal,” pungkasnya.
Ia mengaku, Guru yang turut hadir dalam rapat sangat welcome, walaupun ada beberapa yang masih memerlukan pemahaman lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan sosialisai CKG di sekolah.
“Intinya, semua akan menjadi tanggung jawab kami terkait dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, baik siswa-siswi maupun masyarakat yang ada di Kecamatan Sulebesi Tengah,” imbuhnya.
Terpisah, salah satu Kepala Sekolah SD Negeri 1 Bega Kecamatan Sulebesi Tengah, Jumati Usia turut memberi support kepada Puskesmas Waiboga yang berupaya merealisaikan progam pemerintah pusat.
“Sebagai Guru yang ada di sekolah se-Kecamatan Sulebesi Tengah, kami sangat antusias. Jadi, kegiatan yang akan digelar oleh Puskesmas Waiboga ini perlu diberi dukungan. Karena sehat itu penting, dan dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat,” tutupnya.
Sekedar informasi, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kecamatan Sulebesi Tengah telah mencapai 8%. Pihak Puskesmas Waiboga akan terus melakukan pendataan sekaligus berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Sulebesi Tengah, sehingga peksanaan PKG akan terus dilakukan hingga mencapai target yang ditentukan.
Penulis: Nai Am








Tinggalkan Balasan