SANANA-Memasuki semester genap tahun 2026, Guru-guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sulabesi Timur, menggelar kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
Kegiatan yang berfokus pada Implikasi Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KA) ini, berlangsung pada tanggal 9-10 Januari di ruang guru SMP Negeri 1 Sulabesi Timur.
Kepala SMPN 1 Sulabesi Timur, Hajum Sanaba menyampaikan, kegiatan yang dilakukan selama dua hari tersebut, bertujuan untuk membentuk tenaga pendidik, serta guru mata pelajaran dapat melakukan perubahan Kurikulum Merdeka Belajar dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

“Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, kita sebagai insan pendidikan yang berperan dalam mencerdaskan anak bangsa, harus mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi, terutama perubahan kurikulum,” jelasnya kepada aksaramalut.com. Sabtu, (10/1/2026).
Menurutnya, masih banyak tenaga pendidik yang belum menguasai diri dalam perkembangan ilmu dan teknologi, apalagi dengan transformasi kurikulum yang saat ini, tentunya masing-masing satuan pendidikan dituntut untuk melaksanakan perubahan.
Hajum berharap, setelah mengikuti kegiatan MGMP, guru-guru mampu meningkatkan kompetensi di ruang kelas pada setiap mata pelajaran.
“Harapan besar dari kegiatan seperti ini, terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam proses pembelajaran di ruang kelas, sehingga penguasaan terhadap materi, konsep, struktur, dan pola pikir keilmuan untuk mendukung pembelajaran yang dikuasai, maupun penguasaan standar kompetensi setiap mata pelajaran yang diajarkan di masing-masing satuan pendidikan dapat dikembangkan,” pintanya mengakhiri.
Penulis: Nai Am







