SANANA-Oknum pemuda di Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur inisial AS, diduga di keroyok oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah.

Akibatnya, AS mengalami luka lebam hingga koma. Dan kini, sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut, diperkirakan terjadi pada Pukul: 11.00 WIT. Minggu, (23/11/2025).

Kakak AS, Saiful Soamole kepada sejumlah awak media, mendesak kepada Polres Kepulauan Sula untuk segera melakukan penyelidikan, sehingga kasus ini dapat terungkap.

“Kami minta Kapolres segera tangkap pelaku secepatnya, 1 x 24 jam. Karena AS saat ini dirawat di RSUD dalam kondisi antara hidup dan mati,” tegasnya. Senin, (23/11/2025) Malam.

Kata Saiful, apapun persoalannya, penyelesaian harus dilakukan melalui jalur hukum, bukan tindakan represif atau main hakim sendiri.

“Kalau AS salah, ya ditempuh lewat jalur hukum, bukan main hakim sendiri seperti ini. Ini nyawa manusia, bukan binatang,” ujarnya.

Senada, juga disampaikan Ketua Pemuda Desa Kou, Nadir Teapon. Ia meminta secepatnya aparat penegak hukum segera bertindak sebelum ada masalah baru.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap agar masalah ini tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Sebagai informasi, kasus dugaan pengeroyokan ini telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepulauan Sula. Hingga berita dipublis, pihak Kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait motif kejadian.

Penulis: Nai Am