SANANA-Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) tampil percaya diri dalam debat publik pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Debat bertajuk tema, “Tranformasi Pelayanan Publik, Pembangunan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat” tersebut, berlangsung di ruang Paripurna DPRD Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara. Selasa, (5/11/2024) kemarin.
Segmen pertama, FAM-SAH memaparkan visi-misi Sula Bahagia dengan mengusung empat misi yang menjadi pilar strategis untuk membangun Kabupaten Kepulauan Sula, diantaranya: Membangun Sumber Daya Manusia, Menciptakan Kepastian Hukum, Pembangunan Ekonomi, dan Pemekaran Mangoli Raya.
Memasuki segmen terakhir debat kandidat, FAM dalam closing statement mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Stakeholder, KPU, Bawaslu, TNI-POLRI, dan seluruh masyarakat Kepulauan Sula yang memberikan waktu kasih sayang, sehingga bisa menjabat kurang lebih 3 tahun 5 bulan.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Partai pendukung dan mengusung serta simpatisan di mana pun kalian berada,” ujar FAM.
Optimis menang, FAM mengajak seluruh simpatisan untuk mengawal kemenangan pada tanggal 27 November mendatang. Selain itu, FAM pun menyerukan Pilkada damai dan meminta masyarakat agar terus menjaga silahturahmi.
“Kita tetap mengawal dengan penuh semangat kemenangan ini untuk tanggal 27 November 2024 coblos nomor urut 2. Kalah menang hal yang biasa dalam politik atau pesta demokrasi, yang penting kita tetap menjaga hubungan silaturahim antar sesama. Kita harus mengawal sesuai dengan perjanjian Pilkada damai untuk masyarakat memilih yang terbaik sesuai dengan hati nurani,” imbuhnya.
Kesempatan yang sama, M. Saleh Marasabessy pun menyatakan, FAM-SAH akan jalani pemerintahan dengan cinta dan kasih sayang kepada rakyat.
“Kami hadir dengan rahman dan rahim, merangkul dengan perasaan cinta dan kasih sayang kepada rakyat. Membesarkan yang kecil, dan tanpa mengecilkan yang besar. Menguatkan yang lemah tanpa melemahkan yang kuat, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami titipkan nomor urut 2 kepada rakyat. Semoga menjadi pilihan rakyat untuk negeri Kepulauan Sula yang sama-sama kita cintai,” pungkasnnya mengakhiri.
Penulis: Am Teapon








Tinggalkan Balasan