SANANA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Sula, menggelar Simulasi Pemungutan, Perhitungan, serta Penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Desa Mangoli, Kecamatan Sanana. Rabu, (20/11/2024).

Simulasi yang berlangsung di Taman Mangon tersebut, bertujuan untuk memberi pemahaman secara langsung kepada masyarakat yang akan terlibat dan KPPS dalam mengatur secara langsung proses pungut hitung pada hari H pencoblosan.

Dokumentasi: Nai Am

“Simulasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman yang mendalam terhadap masyarat terkait tata cara pemungutan suara di hari H nanti. Sehingga masyarakat bisa tau bagaimana tata cara yang sebenarnya, karena ada dua jenis pemilihan, begitu juga untuk KPPS yang akan mengatur proses pungut hitung,” kata Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Hamida Umalekhoa saat diwawancarai awak media.

Selain simulasi, KPU juga menghitung durasi waktu maksimal untuk proses pungut hitung.

“Karena kita menggunakan sistem informasi rekapitulasi, maka detline waktu juga menjadi target. Jadi, kami menargetkan 2-3 jam bisa selesai kalau masyarakat ikut prosedur, hadir lebih awal sesuai ketentuan, yaitu jam 07:00 pagi,” ujarnya.

KPU berharap, seluruh penyelenggara tingkat bawah yang terdiri dari PPK, PPS hingga KPPS, dapat menjaga integritas dalam melaksanakan tugas.

“Saya berharap semua jajaran KPU yang bertugas sebagai penyelenggara Pemilu agar jaga integritas dan independensi,” tutupnya.

Penulis: Am Teapon