SANANA-Hujan deras yang mengguyur Desa Modapuhi, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula pada pukul: 00.00 WIT Malam, menyebabkan debit air di sungai meluap dan masuk ke rumah warga dengan ketinggian paha orang dewasa. Akibatnya, dua orang warga inisial NU dan AS dikabarkan meninggal dunia. Rabu, (16/7/2025).

Informasi yang dihimpun, sejak pukul 02.30 WIT, Pemerintah Desa setempat sudah menyampaikan pengumuman lewat pengeras suara di masjid untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti sekolah dan masjid. Kemudian pukul: 03.36 WIT warga sudah berkumpul di masjid dan sekolah serta rumah warga yang lebih aman.

Meskipun sebagian besar warga telah mengungsi, namun naas bagi dua warga inisial NU dan AS. Menurut pengakuan sepupu korban, Rahim Umamit yang disampaikan melalui Kepada Desa, Hakim Umasugi, bahwa setelah tidak melihat keduanya langsung menuju ke rumah korban. Sampai di rumah korban, ditemukan keduanya sudah terseret air dan tertahan di pintu rumah dengan keadaan meninggal dunia.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) H. Buhari Buamona menyampaikan, turut berdukacita atas musibah banjir di Desa Modapuhi yang menyebabkan warga meninggal dunia.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami turut berdukacita atas musibah yang dialami warga kita di Desa Modapuhi. Insya Allah besok kami akan ke lokasi Desa Modapuhi Trans untuk meninjau lokasi banjir serta membawa santunan untuk warga yang terdampak banjir tadi malam,” tutupnya.

Sementara, Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto melalui Kasi Humas, IPDA Rizal Polpoke saat dikonfirmasi menyatakan, belum menerima informasi terkait dengan musibah banjir yang menimpa dua warga Desa Modapuhi yang dikabarkan meninggal dunia.

Penulis: Nai Am