SANANA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula, melalui Dinas Pendidikan (Disdik), telah menyelenggarakan Sosialisasi dan Advokasi Bidang Pendidikan Tahun 2025 terkait Pembentukan Operator Verivikasi dan Validasi Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Beresiko Putus Sekolah (ABPS).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Beliga Desa Fagudu, Kecamatan Sanana tersebut, bertajuk tema, “Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Kepulauan Sula Bebas Anak Putus Sekolah” dengan melibatkan 80 Operator Desa se-Kepulauan Sula sebagai peserta dan Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) sebagai Narasumber.
Sosialisasi ini merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menuntaskan masalah ATS di Kepulauan Sula.

Ketua Panitia Pelaksana, Arizal Buamona dalam laporannya menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan program kegiatan Dinas Pendidikan tahun 2025, yang selaras dengan Visi Pemerintah Daerah, serta Program prioritas wajib belajar 13 tahun mengatasi ATS dan APBS dalam meningkatkan akses pendidikan yang bermutu untuk semua, dan menekan Angka ATS.
Arizal menyebut, jumlah ATS di Kepulauan Sula sesuai dengan Sumber Data Induk KEMDIKDASMEN Tahun 2025 sebanyak 2.789 dengan 3 katagori, yaitu: 1.897 Belum Pernah Bersekolah (BPB), 471 Drop Out (DO), dan 421 Lulus Tidak Melanjutkan (LTM) dengan jumlah SD sebanyak 210 dan SMP sebanyak 211.
“Permendikbud Ristek Nomor: 46 Tahun 2023 tentang pencegahan dan penenganan Anak Tidak Sekolah, pada pasal 5 menyebutkan bahwa Pemerintah daerah wajib melakukan identivikasi, verifikasi, dan validasi ATS,” paparnya.
Lebih lanjut, kata Arizal, sosialisasi yang digelar, bertujuan untuk merealisasikan kebijakan pendidikan terkini kepada seluruh pemangku kepentingan, membangun komitmen bersama lintas sektor agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang tertinggal Sekolah atau Anak Tidak Sekolah, serta menggugah kesadaran dan partisipasi masayarakat dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah.
Diakhir laporan, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berkolaborasi, terutama dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, beberapa instansi terkait, dan Kepala Desa se-Kepulauan Sula.
“Semoga kolaborasi lintas sektor ini terus berlanjut demi terwujudnya generasi sula yang Cerdas, Berkarakter, dan Berdaya Saing, Menuju Generasi Emas Tahun 2045,” pungkasnya.
Terpisah, sambutan Sekretaris Daerah, Muhlis Soamole yang diwakili oleh Asisten II Setda Kepulauan Sula, H. Zaidun, meminta kepada para operator desa untuk bekerja secara proaktif dalam mendata anak-anak yang tidak sekolah maupun yang berisiko putus sekolah di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan, penanganan ATS dan ABPS tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Pendidikan. Dibutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga orang tua agar dapat melahirkan koordinasi yang baik hingga menghasilkan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
Menurutnya, sosialisasi kebijakan pendidikan harus menyasar hingga ke tingkat keluarga dan komunitas. Banyak orang tua yang belum memahami program-program yang disediakan pemerintah, seperti PIP, KIP, beasiswa, atau jalur afirmasi. Di sinilah peran advokasi dan edukasi menjadi penting.
“Kita punya visi besar, menjadikan Sula Cerdas, Sula yang inklusif dalam pendidikan, dan tidak meninggalkan satu anak pun di belakang. Mari kita pastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkontribusi bagi daerah ini. Saya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum perubahan. Bukan hanya berhenti pada diskusi, tetapi ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan,” pintanya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu pun mengucapkan terima kasih kepada panitia, narasumber, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun generasi Kepulauan Sula yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.
Penulis: Nai Am















3 Komentar
https://shorturl.fm/YcgQ0
https://shorturl.fm/sB0cM
https://shorturl.fm/KuIvW